Saya sudah beberapa kali merasakan
sendiri dahsyatnya sedekah. Subhanallah benar-benar amazing! Alhamdulillah sedari kecil saya sudah senang berbagi
dengan orang lain. Semua itu saya pelajari dari orang tua saya yang gemar berbagi dan memberi
kepada orang lain.
Selain dari sholat dan berpuasa,
katanya sedekah adalah ibadah yang sangat bagus. Karena dengan
sedekah kita bisa membantu dan meringankan beban orang lain. Tapi
sebelum-sebelumnya, kalau memberi saya memang belum pernah dalam jumlah yang
banyak. Karena masih sekolah, uang jajan yang pegang orang tua, dan belum
bener-bener paham artinya sedekah. Jadi dulu belum pas untuk disebut sedekah
kali ya? Lebih tepatnya memberi dan berbagi.
Tapi setelah kuliah, saya mulai belajar
memahami makna dari sedekah. Walaupun jumlahnya belum terlalu besar, tapi saya
mulai berlatih untuk sedekah. Sebagian dari uang saya, saya sisihkan untuk
sedekah. Memang sih, saya belum
sering sedekahnya. Saya masih sering tergoda memakai uang saya untuk beli ini
itu, apa yang saya inginkan. Maklum namanya masih muda pasti pingin nonton,
jalan-jalan, makan, belanja. Hehehe.....
Tapi setelah saya lulus S1 dan
melanjutkan S2 sambil magang advokat, saya mulai berlatih untuk mentertibkan
diri dalam bersedekah. Salah satu bukti nyata dari kekuatan sedekah yang sudah
saya rasakan, adalah ketika saya sedang menyelesaikan tesis hingga lulus
pendadaran. Setiap mengingat tentang kisah ini, saya merasa terharu karena teringat kembali dengan
perjuangan panjang yang saya lewati untuk bisa lulus. Saya juga terkenang
kembali, betapa Kebesaran Allah itu sangat nyata.
