4 Februari 2014

BEKERJA ITU SUSAH, BUKAN BERARTI TIDAK BISA

Apakah anda masih ragu dan banyak berpikir untuk mulai bekerja? Sebenarnya bekerja itu tidak sesulit yang dibayangkan. Rasulullah SAW pernah memberikan contoh dan pelajaran menarik tentang bekerja. Suatu hari ada seorang laki-laki kaum Anshar datang kepada Rasulullah SAW dan meminta sesuatu kepada Beliau. Rasulullah SAW bertanya, “Adakah sesuatu di rumahmu?” “Ada, ya Rasulullah!” jawabnya, “Saya mempunyai sehelai kain tebal, yang sebagian kami gunakan untuk selimut dan sebagian kami jadikan alas tidur. Selain itu saya juga mempunyai sebuah mangkuk besar yang kami pakai untuk minum.” “Bawalah kemari kedua barang itu,” sambung Rasulullah SAW. Laki-laki itu membawa barang miliknya dan menyerahkannya kepada Rasulullah SAW. Setelah barang diterima, Rasulullah SAW melelangnya kepada para sahabat yang hadir pada saat itu. Kemudian uang yang didapat oleh Rasulullah SAW dari lelang diserahkan kepada laki-laki tersebut dan berkata, “Belikan satu dirham untuk keperluanmu dan satu dirham lagi belikan sebuah kapak dan engkau kembali lagi ke sini.”
Tak lama kemudian orang tersebut kembali menemui Rasulullah SAW dengan membawa kapak. Rasulullah SAW melengkapi kapak itu dengan membuatkan gagangnya terlebih dahulu, lantas berkata, “Pergilah mencari kayu bakar lalu hasilnya kamu jual di pasar, dan jangan menemui aku sampai dua pekan.”
Laki-laki itu taat melaksanakan perintah Rasulullah SAW. Setelah dua pekan berlalu ia menemui Rasulullah SAW untuk melaporkan hasil kerjanya. Laki-laki itu menuturkan bahwa selama dua pekan ia berhasil mengumpulkan uang sepuluh dirham setelah sebagian dibelikan makanan dan pakaian. Mendengar penuturan laki-laki itu, Rasulullah SAW bersabda, “Pekerjaanmu ini lebih baik bagimu daripada kamu datang sebagai pengemis yang akan membuat cacat di wajahmu kelak pada hari kiamat.”
Kisah tersebut di atas adalah contoh bahwa bekerja itu memang sulit tapi tetap bisa dilakukan jika kita mau berusaha dengan sungguh-sungguh. Dari perjuangan laki-laki kaum Anshar itu, kita bisa mengambil pelajaran bahwa apa yang kita miliki bisa kita gunakan untuk modal bekerja, apakah itu barang, tenaga, ataupun ilmu. Yang terpenting adalah usaha kita untuk melakukan sesuatu agar bisa menghasilkan. Selama kita mau menggerakkan tangan dan kaki, hasil sekecil apapun akan kita peroleh. Tuhan tidak akan menutup pintu rezeki bagi umat-Nya yang mau berusaha dan berdo’a. Jadi, apakah sudah siap untuk mulai bekerja?
Lihatlah sekitar kita, banyak orang yang sukses. Mereka membangun kesuksesan itu dengan air mata dan keringat, bahkan harus jatuh bangun berkali-kali. Perjuangan dan usaha keras mereka lakukan untuk mencapai tujuan. Tidak ada yang membangunnya dengan bermalas-malasan dan setengah hati. Jika mereka bisa, anda juga pasti bisa.
Saat kita melihat sekeliling, ada banyak orang yang sukses, jangan jadikan hal itu sebagai rasa iri dalam diri kita. Justru jadikan itu sebagai tantangan untuk kita agar bisa maju dan sukses seperti mereka. Puaskan diri kita untuk mengamati orang-orang yang sudah lebih dulu berhasil dari kita. Tidak mengapa kita melihat ke atas untuk tujuan yang baik. Dari situ kita bisa mengmbil ilmu dari mereka untuk kita contoh. Dalam hidup ini, memang ada kalanya kita perlu melihat ke atas untuk memotivasi diri agar bisa menjadi lebih baik. Karena kalau kita hanya terus melihat ke bawah, hidup kita tidak akan bisa maju. Tujuan kita melihat ke bawah adalah agar kita selalu bersyukur dengan apa yang kita miliki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar